Panduan Dropship Lokal: Marketplace

Sumber pengunjung kedua yang saya bahas disini adalah marketplace. Disini saya tidak akan membahas teknis bagaimana cara membuat toko di marketplace masing-masing, karena itu cukup mudah untuk dilakukan, tinggal kita mengikuti langkah-langkah yang disediakan saja. 🙂

Untuk sumber pengunjung gratis, kita bisa memanfaatkan marketplace-marketplace yang ada di Indonesia. Tapi selain fitur promosi gratis, Tokopedia dan Shopee juga menyediakan fitur iklan berbayar untuk promosi produk kita didalam kedua marketplace tersebut.

Tokopedia dan Shopee adalah salah dua marketplace terbesar di Indonesia, dengan jumlah pengunjung jutaan setiap harinya. Bisa dibayangkan seberapa besar transaksi per hari dari kedua marketplace ini.

Lalu, bagaimana memanfaatkan marketplace-marketplace ini untuk mempromosikan produk kita?

Sederhana. Upload sebanyak-banyaknya PRODUK YANG BERPOTENSI menghasilkan penjualan!

Untuk mencari produk yang berpotensi, bisa menggunakan cara-cara yang sudah saya jabarkan di artikel sebelumnya. Setelah mendapatkan produknya, kita bisa menjualnya melalui metode dropship antar marketplace. Bagi yang belum paham mengenai dropship, silahkan baca artikel saya yang pertama disini.

Beberapa metode dropship antar marketplace yang bisa digunakan, misalnya:

  1. Supplier dari Tokopedia, dan jual kembai ke Shopee dan Bukalapak
  2. Supplier dari Tokopedia, dan jual kembali ke Tokopedia

Kenapa saya sarankan mencari supplier dari Tokopedia?

Karena rata-rata produk dengan harga murah berasal dari Tokopedia, meskipun akhir-akhir ini ada beberapa produk dari Shopee yang lebih murah ketimbang dari Tokopedia.

Bagi yang pertama kali terjun ke dunia jualan online, tidak perlu repot berpikir macam-macam. Tugas utama kita ketika berjualan di marketplace adalah:

  1. Mendapatkan produk yang sedang laris, atau berpotensi laris.
  2. Mencari supplier yang dapat dipercaya dan respons cepat.
  3. Upload sebanyak-banyaknya produk menarik tersebut.
  4. Title dan description cukup mengikuti supplier atau lebih baik lagi menyesuaikan dengan kata kunci.
  5. Tunggu ada kustomer yang memesan produk.

Sederhana sekali. Lain kali akan saya ceritakan bagaimana tetangga saya dapat menghasilkan rata-rata penjualan 10 produk per hari dari metode ini.

Tokopedia dan Shopee juga menyediakan fitur untuk para sellernya mempromosikan produknya melalui Top Ads (Tokopedia) dan Iklanku (Shopee).

Yang menarik, keduanya, baik Tokopedia maupun Shopee, menargetkan pembeli berdasarkan kata kunci yang dimasukan oleh para pengiklan (advertiser). Jadi, perhatikan KATA KUNCI yang akan kita targetkan.

Penargetan kata kunci di marketplace ini juga seolah menjadi penanda bahwa pergeseran perilaku seseorang ketika berbelanja sudah mulai berubah, yang dari mencari di search engine, kemudian sekarang mulai bergeser ke marketplace-marketplace. Lihat dua gambar dibawah.

Penargetan Pembeli Berdasar Kata Kunci di Tokopedia
Penargetan Pembeli Berdasar Kata Kunci di Tokopedia
Penargetan Pembeli Berdasar Kata Kunci di Shopee
Penargetan Pembeli Berdasar Kata Kunci di Shopee

Manfaatkan dua fitur dari marketplace ini apabila kita ingin mempercepat penjualan kita.

Dari situ, kita harus benar-benar memperhatikan kata kunci di produk kita. Sedikit tips, kita bisa mencoba mencari suatu produk di kolom pencarian untuk kemudian membiarkan Tokopedia mengeluarkan kata kunci yang disarankan. Contohnya seperti berikut.

Suggesti Kata Kunci dari Tokopedia
Suggesti Kata Kunci dari Tokopedia
Suggesti Kata Kunci dari Shopee
Suggesti Kata Kunci dari Shopee

Maka manfaatkanlah sumber pengunjung besar seperti Tokopedia dan Shopee ini.

Di artikel sebelumnya saya sudah membahas mengenai Facebook Ads, bukan berarti Facebook Ads adalah satu-satunya sumber pengunjung buat berjualan. Apalagi bila budget Anda terbatas, maka Anda bisa mencoba sumber pengunjung gratis melalui marketplace, atau bila dana terbatas, bisa mencoba untuk menggunakan fitur iklan di marketplace seperti Tokopedia dan Shopee.

So, bagi Anda yang tidak bisa teknis seperti Facebook Ads atau lainnya, maka bukan berarti Anda tidak bisa berjualan. Teknologi telah memberikan kita banyak peluang, maka manfaatkanlah, selama tidak menyalahi akidah dan kepercayaan Anda. Ada banyak jalan menuju Roma. 🙂

You May Also Like

mm

About the Author: Andika Chandra

11 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

>